Penelitian ini meneliti tentang Pola Komunikasi Antarbudaya Santri di Pondok Pesantren(studi pada santri baru Angkatan 2022 di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga). Dengan merumuskan masalah terkait bagaimana pola komunikasi antarbudaya santri di pondok pesantren? Dan faktor apa saja yang menjadi hambatan dan pendukung jalannya komunikasi antarbudaya di pondok pesantren. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pola komunikasi antarbudaya di pondok pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga dengan berbagai santri yang memiliki latar belakang kebudayaan yang berbeda-beda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode kualitatif dengan pendekatan deskriftif, dengan Teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pola komunikasi antarbudaya di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga bejalan secara efektif, dengan dukungan beberapa Faktor pendukung komunikasi antarbudaya santri baru putra di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum sakatiga sebagai berikut: pesan yang mudah dipahami, sikap saling menghormati, penggunaan Bahasa yang sama. Serta meminimalisi beberapa faktor penghambat jalannya komunikasi sebagai berikut: perbedaan Bahasa, watak individu, persepsi terhadap pelaku komunikasi, dan pengaruh budaya lain
Copyrights © 2024