Meningkatnya pencemaran lingkungan, perubahan iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati mempunyai dampak luas terhadap cara hidup manusia, saat ini dan di masa depan. Krisis rangkap tiga ini memperjelas bahwa hak asasi manusia dan lingkungan hidup semakin saling berkaitan. Ekspresi paling eksplisit dari saling ketergantungan ini adalah pengakuan atas hak asasi manusia yang baru: hak asasi manusia atas lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan. Pembahasan mengenai pencatatan undang-undang ke dalam instrumen hukum sering kali dilakukan tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai apa yang dimaksud dengan hal ini: apa saja ruang lingkup hukum dalam menjamin hak tersebut yang akan penulis jabarkan, kewajiban apa yang akan dibebankan kepada negara, dan hal yang perlu didiskusikan, dan apa saja tantangan dan masalah yang memerlukan pengambilan keputusan berdasarkan informasi? Artikel ini bertujuan untuk berkontribusi terhadap pertanyaan-pertanyaan sebelumnya dengan memetakan bagaimana hukum dalam menjamin hak atas lingkunhan hidup yang bersih sehat dan berkelanjutan
Copyrights © 2024