Artikel ini menjelaskan mengenai implementasi aplikasi Dakwah MUI, kelebihan dan kekurangan serta strategi pengembangan dari aplikasi tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus yaitu analisis deskriptif dan teknik pengumpulan data secara kepustakaan (library research) dari berbagai literatur, buku maupun informasi lain yang berkaitan dengan topik penelitian. Temuan dari aplikasi tersebut ialah terdapat fitur waktu sholat, Al-Qur'an, halal, hitung zakat, peta dakwah, fatwa, buku saku, khutbah dan ceramah, media dakwah, panduan dakwah, kalender islami, da'i, solusi umat (pegadaian syariah) akan tetapi beberapa fitur terdapat yang tidak bisa dibuka dan tidak lengkap sehingga menghasilkan penelitian bahwa harus banyak perbaikan agar dapat berjalan dengan baik dan optimal.
Copyrights © 2023