Kondisi pendidikan menengah di Indonesia dilukiskan oleh TPP SMTP dan SMTA saat ini yang masih berkisar pada angka 58% dan 34%. Pada sisi yang lain daya tampung sekolah terhadap jumlah lulusan jenjang pendidikan dibawahnya untuk SMTP dan SMTA berturut-turut berkisar pada angka 63% dan 82%.      Untuk tahun akademik 1987/88 sebanyak 6.687.000 dari 11.537.000 penduduk berusia pendidikan menengah per tama, 13 s/d 15 tahun, sudah dapat ditampung di sekolah. Pada sisi yang lain sebanyak 3.655.000 dari 10.745.000 penduduk usia pendidikan menengah atas, 16 s/d 18 tahun, sudah dapat ditampung di sekolah. Jadi, TPP untuk jenjang SMTP dan SMTA masing-masing adalah 58% dan 34%. Ini merupakan pencapaian TPP yang maksimal selama beberapa tahun yang terakhir ini. Periksa Tabel 3 dan Tabel 4!      Daya tampung sekolah menengah pun sampai sekarang ini belum mampu mencapai titik yang maksimal. Pada tahun 1987/88 seluruh SMTP di Indonesia hanya mampu menampung 2.377.000 siswa baru dari sebanyak 3.786.500 lulusan SD pada tahun ajaran sebelumnya. Hal ini berarti bahwa daya tampung pendidikan menengah pertama di negara kita masih berkisar pada angka 63%.      Sementara itu pada tahun yang sama seluruh SMTA di Indonesia hanya mampu menampung 1.397.000 siswa baru dari sebanyak 1.703.000 lulusan SMTP pada tahun ajaran sebelumnya. Hal ini berarti bahwa daya tampung pendidikan menengah atas di negara kita masih berkisar pada ang ka 82%.
Copyrights © 1988