Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara tingkat stres dan frekuensi kelancaran produksi ASI pada ibu menyusui. ASI adalah sumber nutrisi utama bagi bayi baru lahir, dan kelancaran produksinya sangat dipengaruhi oleh kondisi fisik dan psikologis ibu. Stres merupakan salah satu faktor psikologis yang dapat mempengaruhi produksi ASI. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian melibatkan 69 ibu menyusui dengan anak berusia 1 minggu hingga 6 bulan, yang dipilih melalui simple random sampling. Variabel yang diteliti meliputi tingkat stres dan frekuensi kelancaran produksi ASI. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat stres dan frekuensi kelancaran produksi ASI. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara tingkat stres dan frekuensi kelancaran produksi ASI. Penelitian ini menemukan bahwa 18,8% ibu di wilayah kerja Puskesmas Putat Jaya mengalami ketidaklancaran produksi ASI. Semakin tinggi tingkat stres, semakin rendah frekuensi kelancaran produksi ASI pada ibu menyusui. Temuan ini menyoroti pentingnya manajemen stres bagi ibu menyusui untuk memastikan kelancaran produksi ASI dan kesehatan bayi.
Copyrights © 2024