Pendidikan politik merupakan fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang sadar dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi. Di Indonesia, khususnya di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, pendidikan politik berbasis kearifan lokal sangat diperlukan mengingat keterbatasan akses informasi politik yang ada. Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, partisipasi aktif masyarakat dalam proses demokrasi menjadi semakin penting. Namun, rendahnya tingkat literasi politik di kalangan masyarakat menjadi tantangan utama. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya sosialisasi pendidikan politik di Kecamatan Siabu dengan pendekatan berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan partisipasi politik dan kualitas demokrasi. Pendekatan ini mengutamakan keterlibatan masyarakat secara aktif melalui berbagai forum diskusi dan simulasi pemilu yang memanfaatkan nilai-nilai lokal. Diharapkan, dengan sosialisasi yang inklusif dan partisipatif, masyarakat akan semakin memahami hak dan kewajiban mereka dalam demokrasi, serta mampu berperan sebagai pemilih yang kritis dan pengawas yang aktif dalam proses Pilkada. Selain itu, program ini juga berfokus pada pemberdayaan masyarakat untuk menjadi lebih melek politik dan bertanggung jawab terhadap masa depan daerah mereka. Melalui pengabdian ini, diharapkan tercipta sebuah komunitas yang tidak hanya cerdas secara politik tetapi juga lebih peduli dan berdaya dalam menciptakan demokrasi yang sehat dan adil.
Copyrights © 2024