Pendidikan olahraga memainkan peran sentral dalam mengadaptasi kurikulum Merdeka yang telah diperkenalkan di banyak negara.Artikel ini menyajikan sebuah analisis Sistematis Literatur Review (SLR) yang mendalam tentang bagaimana transformasi kurikulum Merdeka mempengaruhi pendidikan olahraga melalui pendekatan teori behavioristik, kognitifistik, dan konstruktivistik. Dengan menggunakan SLR, penelitian ini merangkum temuan dari sejumlah artikel ilmiah dan penelitian terkait untuk memberikanpemahaman komprehensif tentang implikasi praktis dan teoretis dari integrasi teori-teori tersebut dalam konteks pendidikan olahraga.Dalam perspektif behavioristik, fokus utama adalah pada peran stimulus dan respons dalam pembelajaran olahraga. Penelitian inimengidentifikasi strategi pengajaran yang efektif, penguatan positif, dan manajemen kelas yang dapat meningkatkan hasil pembelajaran olahraga. Dari segi kognitif, analisis SLR menyoroti pentingnya pemahaman konsep, pemrosesan informasi, dan pengembangan keterampilan berpikir kritis dalam pengajaran olahraga yang berbasis pada kurikulum Merdeka. Sementara itu,perspektif konstruktivistik menekankan pembelajaran aktif, partisipasi siswa, dan penggunaan pengalaman langsung dalampengembangan pengetahuan dan keterampilan olahraga. Hasil dari tinjauan literatur ini memberikan wawasan yang berharga kepada pendidik, pengelola sekolah, dan pengambil kebijakan tentang cara mengoptimalkan pengalaman belajar dalam konteks kurikulum Merdeka. Implikasi praktis mencakup pengembangan kurikulum yang menggabungkan aspek-aspek behavioristik, kognitif, dankonstruktivistik untuk memfasilitasi pembelajaran olahraga yang holistik dan berbasis pada perkembangan siswa. Dengan merujuk pada berbagai perspektif teoritis ini, pendidikan olahraga dapat lebih efektif mencapai tujuan kurikulum Merdeka, menciptakan siswayang memiliki pemahaman mendalam tentang konsep olahraga dan keterampilan yang diperlukan untuk sukses di era global yangterus berubah.
Copyrights © 2023