Program sosialisasi pengabdian masyarakat tidak hanya berfokus pada permasalahan yang dihadapi oleh para perempuan pesisir, namun juga memberikan solusi dan program berkelanjutan yang bekerjasama dengan pemerintah setempat. Adapun beberapa masalah yang dihadapi yaitu kurangnya pendidikan, terbatasnya ruang gerak perempuan di ranah produktif, maupun adanya labeling yang membuat wilayah tersebut menjadi ruang kurang aman bagi Sebagian perempuan. Metode yang digunakan dalam kegaiatan sosialisasi dan penyuluhan ini ialah ceramah, diskusi terbuka, dan studi kasus. Dengan materi utama mengenai pengarustamaan gender dan pengembangan potensi diri. Kegiatan ini juga menggunakan instrumen berupa kuesioner evaluasi, dokumentasi, dan catatan refleksi. Sehingga pada akhir kegiatan, terdapat temuan mengenai potensi dan peluang yang juga dimiliki oleh para peserta perempuan. Oleh karenanya kegiatan ini berhasil mempertemukan antara sudut pandang perempuan dan pemerintah setempat termasuk tokoh laki-laki yang selanjutnya akan terbuka ruang bagi perempuan pesisir untuk dilibatkan dalam setiap kepentingan dan keputusan setempat, termasuk memajukan bersama daerah pariwisata mangrove Kota Langsa.
Copyrights © 2025