Pentingnya mengajarkan disiplin kepada anak usia dini tidak hanya terkait dengan kepatuhan mereka terhadap hukum, tetapi juga berfungsi sebagai sarana untuk mengidentifikasi potensi masalah di masa mendatang. Melalui pendidikan disiplin, setiap orang dapat mempelajari pentingnya tanggung jawab, keteraturan, dan kerja keras. Pentingnya pendekatan ini terletak pada kemampuannya untuk mencegah sikap malas yang terjadi di masa mendatang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami hubungan antara disiplin anak-anak di Kelompok B RA dan pengasuhan anak-anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Subjek penelitian ini adalah 23 anak Kelompok B. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan observasi dan tugas-tugas yang berhubungan dengan pekerjaan. Hubungan antara pendidikan antri dengan kedisiplinan anak di B RA An Nuur Cigadung Kota Bandung menunjukkan koefisien sekitar 0,72 yang didasarkan pada interval koefisien korelasi 0,600-0,799 dengan kategori kuat/tinggi. Hasil uji signifikan jika harga thitung sebesar 4,751 ttabel 2,080. Artinya H0 (hipotesis nol) ditolak dan Ha (hipotesis alternatif) diterima. Dengan kata lain, penelitian antriologi memiliki hubungan positif yang signifikan dengan kedisiplinan anak di kelompok B RA An Nuur Cigadung Kota Bandung. Selain itu, perhitungan determinasi pembiasaan budaya antri memberikan kontribusi sekitar 31% terhadap kedisiplinan anak di kelompok B RA. Di sisi lain, 69% responden masih percaya bahwa ada faktor lain yang memengaruhi kedisiplinan anak.
Copyrights © 2024