Penelitian ini dilatar belakangi oleh keadaan jalan yang masih banyak dikategorikan rusak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan hambatan yang dihadapi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru dalam mengimplementasikan kebijakan pemeliharaan dan penilikan jalan Kota Pekanbaru. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Ripley dan Franklin, yang memiliki tiga indikator: tingkat kepatuhan aparatur, kelancaran dan tidak adanya persoalan, dan kinerja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pemeliharaan dan penilikan jalan kota Pekanbaru belum berjalan dengan maksimal karena masih ditemukan kendala dalam pelaksanaannya. Hambatan yang ditemukan meliputi alat perbaikan jalan yang belum memadai, kurangnya koordinasi antar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru dengan pihak kelurahan atau kecamatan dalam perbaikan jalan dan lambatnya proses penanganan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru
Copyrights © 2025