This study aims to determine the effect of liquid organic fertilizer (LOF) made from goat manure on the growth and yield of shallot plants (Allium cepa). This research used a quantitative method with a Completely Randomized Design (CRD), consisting of five treatments and three replications: P1 (0%) as the control, P2 (10%), P3 (20%), P4 (30%), and P5 (40%). The parameters measured were plant height, number of leaves, number of bulbs, bulb diameter, fresh bulb weight, and dry bulb weight. Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) followed by Duncan's Multiple Range Test (DMRT), with SPSS version 26. The results showed that the application of liquid organic fertilizer from goat manure at concentrations of 10%, 20%, 30%, and 40% had a significant effect on plant growth. The highest average plant height was found at 10% and 30% concentrations (37.8 cm); the highest average number of leaves at 40% (24.0); the highest average number of bulbs at 40% (8.3); the highest average bulb diameter at 20% (22.70 mm); the highest average fresh bulb weight at 40% (20.3 g); and the highest average dry bulb weight at 20% (21.7 g). This data can be used as teaching material for learning biology material. Abstrak. Penelitian ini bertujian untuk mengetahui pengaruh pupuk organik cair (POC) kotoran kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium cepa). Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 5 perlakuan dan 3 kali ulangan dengan P1 0% sebagai kontrol, P2 10%, P3 20%, P4 30%, P5 40%, Parameter yang diukur yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, diameter umbi, berat basah umbi, berat kering umbi. Data hasil penelitian di analisis menggunakan Analisis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji Duncan's Multiple Range Test (DMRT), SPSS yang digunakan adalah vesi 26. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat di buktikan bahwa pemberian pupuk organik cair (POC) kotoran kambing dengan konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40%, berpengaruh terhadap tinggi tanaman dengan nilai rata-rata tertinggi pada konsentrasi 10% dan 30% yaitu 37.8, jumlah daun dengan nilai rata-rata tertinggi pada konsentrasi 40% yaitu 24.0, jumlah umbi dengan nilai rata-rata tertingi pada konsentrasi 40% yaitu 8.3, diameter umbi dengan nilai rata-rata tertinggi pada konsentrasi 20% yaitu 22.70, berat basah umbi dengan nilai rata-rata tertinggi pada konsentrasi 40% yaitu 20.3, berat kering umbi dengan nilai rata-rata tertinggi pada konsentrasi 20% yaitu 21.7.
Copyrights © 2025