Stres kerja terjadi dari ketidaksesuaian antara tuntutan dengan tekanan serta ketidaksesuaian pengetahuan dan kemampuan. Tenaga kesehatan terutama perawat, mempunyai resiko yang sangat tinggi terkena stres, karena perawat memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat tinggi terhadap keselamatan nyawa manusia. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan stres kerja yaitu faktor pekerjaan, faktor individu, faktor luar pekerjaan, dan faktor pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan stres kerja pada perawat di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah “observational analytic” dengan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perawat di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid. Sampel diperoleh dengan metode accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 109 perawat. Pengolahan data menggunakan software SPSS dalam analisis univariat dan bivariat dengan uji korelasi chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara faktor pekerjaan (tuntutan mental = 0.325, beban kerja = 0.984, konflik interpersonal = 0.733, kesempatan kerja = 0.202, dan shift kerja = 0.514), faktor luar pekerjaan (0.262), faktor individu (jenis kelamin = 1, umur = 0.690, status pernikahan = 0.350, dan masa kerja = 0.760), dan faktor pendukung (0.325).
Copyrights © 2024