Nyeri Punggung Bawah (NPB) adalah suatu sindroma nyeri pada ekstremitas atas yang terjadi pada region punggung bagian bawah yang merupakan akibat dari berbagai sebab. Secara ekonomi industri pabrik rumahan gula merah akan berdampak positif terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar, kondisi ini sangat membantu kebutuhan hidup sehari-hari. Berdasarkan The Global Burden of Disease 2010 Study (2010), dari banyaknya 291 penyakit yang diteliti, NPB merupakan penyumbang terbesar kecacatan global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja pabrik rumahan pembuat gula merah di Desa Banyuwangi Kabupaten Luwu Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Cross Sectional Study. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling Sampel penelitian sebanyak 58 orang. Data diambil dengan menggunakan kuesioner berdasarkan The Pain And Distress Scale (William J.K Zung, 1993) selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji Chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan yang signifikan antara variabel umur, masa kerja, beban kerja dan sikap kerja dengan keluhan nyeri punggung bawah dengan nila (ρ value=0,000). Sedangkan untuk lama kerja tidak dapat diuji analisis karena semua pekerja memiliki lama kerja yang sesuai standar (<8 jam/hari). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu pada variabel umur, masa kerja, beban kerja dan sikap kerja terdapat hubungan yang signifikan terhadap keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja pabrik rumahan pembuat gula merah. Sedangkan lama kerja, tidak dapat dianalisis karena semua pekerja memiliki lama kerja yang sesuai dengan standar. Disarankan kepada peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti faktor lain yang dapat mempengaruhi terjadinya keluhan nyeri punggung bawah.
Copyrights © 2023