memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Namun, keberlangsungan sektor ini terancam oleh berbagai faktor, termasuk praktik pemalakan terhadap wisatawan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk pemalakan di destinasi wisata Indonesia, menganalisis dampaknya terhadap keberlanjutan pariwisata, serta mengevaluasi strategi mitigasi yang dapat diterapkan. Dengan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dan data sekunder, hasil kajian menunjukkan bahwa pemalakan merupakan dampak dari ketimpangan ekonomi, lemahnya pengawasan, dan belum optimalnya pelibatan masyarakat lokal dalam ekosistem pariwisata. Artikel ini merekomendasikan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat lokal untuk menciptakan tata kelola pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025