Penelitian ini mengeksplorasi peran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence, AI) dan teknologi digital dalam mengubah metode dan pendekatan studi Al-Qur'an di era modern. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan studi literatur, penelitian ini mengkaji penerapan AI dalam pemrosesan bahasa alami (Natural Language Processing, NLP), analisis big data, serta pembelajaran mesin dalam konteks tafsir Al-Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan efisiensi dan ketepatan dalam analisis teks, memahami korelasi antar ayat, serta menawarkan tafsir yang lebih kontekstual. Selain itu, AI berpotensi memfasilitasi keterlibatan publik yang lebih luas dalam studi Al-Qur'an melalui akses digital yang lebih mudah dan alat analisis yang canggih. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan etis dan teologis dalam penggunaan AI, terutama terkait dengan validitas penafsiran yang dihasilkan oleh mesin serta potensi pengurangan otoritas ulama dalam proses penafsiran teks suci. Oleh karena itu, penerapan AI dalam studi Al-Qur'an harus dilakukan secara bijak, dengan memperhatikan kaidah keilmuan dan nilai-nilai etika dalam kajian Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teknologi digital dan AI memiliki potensi besar dalam memajukan studi Al-Qur'an di masa depan, dengan tetap menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi dan pelestarian tradisi tafsir yang autentik. Perkembangan teknologi di bidang keislaman akan terus memainkan peran penting, memperkaya wawasan dan pemahaman umat Muslim terhadap Al-Qur'an di era digital yang semakin berkembang.
Copyrights © 2024