Jurnal Fatwa Hukum
Vol 7, No 3 (2024): E-Jurnal Fatwa Hukum

TINJAUAN VIKTIMOLOGIS TERHADAP TINDAK PIDANA KORUPSI DANA DESA DI SUNGAI BEMBAN KECAMATAN KUBU KABUPATEN KUBU RAYA

NIM. A1011201014, RATY AULYA (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Jun 2024

Abstract

ABSTRAKKorupsi merupakan salah satu fenomena yang telah merajalela di berbagai sektor, termasuk dalam pengelolaan Dana Desa di Indonesia. Sungai Bemban, sebuah wilayah di Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, menjadi saksi atas maraknya kasus korupsi yang melibatkan Dana Desa. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan viktimologis terhadap tindak pidana korupsi Dana Desa di Sungai Bemban.                       Metode penelitian yang digunakan melibatkan pendekatan kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam. Dengan demikian, penelitian ini mencoba untuk memahami dampak korupsi tidak hanya dari perspektif finansial, tetapi juga psikologis dan sosial terhadap para korban korupsi.                       Penelitian ini menyoroti perspektif keadilan terhadap korban tindak pidana korupsi Dana Desa di Sungai Bemban, mereka mengalami dampak psikologis dan sosial yang signifikan. Penelitian menunjukkan bahwa korban korupsi merasa terpinggirkan dan kehilangan kepercayaan terhadap institusi pemerintahan, serta merasakan ketidakpastian atas masa depan mereka akibat tindakan koruptif yang merugikan mereka secara langsung. Dalam konteks ini, korban korupsi cenderung mengalami, kecemasan, dan ketidakpastian. Penelitian ini juga menemukan bahwa korban korupsi memiliki potensi besar dalam mendukung upaya pencegahan dan penindakan korupsi di wilayah mereka. Dampak negatif yang mereka alami membuat mereka lebih proaktif dalam mendukung upaya-upaya untuk memerangi korupsi dan memperjuangkan keadilan. Oleh karena itu, perlunya penekanan pada aspek keadilan dalam menangani korban korupsi menjadi penting dalam upaya memperbaiki kondisi mereka.  Kata Kunci: Korupsi Dana Desa, Penegakan Pidana        ABSTRACT  Corruption has become a rampant phenomenon across various sectors, including in the management of Village Funds (Dana Desa) in Indonesia. Sungai Bemban, an area in the Kubu Sub-district, Kubu Raya Regency, has witnessed a proliferation of corruption cases involving Village Funds. In this context, this research aims to conduct a victimological review of corruption crimes related to Village Funds in Sungai Bemban.The research method employed involves a qualitative approach through in-depth interviews. Thus, this study seeks to understand the impact of corruption not only from a financial perspective but also from psychological and social angles on the corruption victims.This study highlights the perspective of justice towards the victims of corruption related to Village Funds in Sungai Bemban. They experience significant psychological and social impacts. The research indicates that corruption victims feel marginalized and lose trust in government institutions, experiencing uncertainty about their future due to corrupt practices directly affecting them. In this context, corruption victims tend to experience anxiety and uncertainty. The study also finds that corruption victims have great potential to support efforts to prevent and prosecute corruption in their area. The negative impacts they experience make them more proactive in supporting efforts to combat corruption and fight for justice. Therefore, emphasizing the aspect of justice in addressing corruption victims is crucial in efforts to improve their conditions.Keywords: Corruption Village Funds, Criminal Enforcement

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jfh

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Tanjungpura (Bagian Hukum Keperdataan, Bagian Hukum Pidana, Bagian Hukum Tata Negara, Bagian Hukum Ekonomi, dan Bagian Hukum ...