Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2019 angka kejadian dismenore cukup tinggi di seluruh dunia, rata-rata angka yang terjadi pada remaja antara 16,8% - 81%. Di Indonesia angka kejadian dismenore sebesar 64,25% yang terdiri dari 54,89% dismenore primer dan 69,36% dismenore sekunder sedangkan Di BPM M remaja yang mengalami disminore dari bulan Januari sampai November tahun 2023 sebanyak 6 orang. Untuk mengetahui perbandingan efektifitas skala nyeri haid pada remaja dilakukan intervensi kompres hangat dan kompres dingin pada 2 orang remaja dengan pendekatan studi kasus literatur review. Setelah diberikan intervensi kompres hangat dan kompres dingin terdapat perbandingan intensitas nyeri pada 2 orang remaja. Kompres hangat lebih efektif menurunkan nyeri haid daripada kompres dingin.
Copyrights © 2024