Komunikasi keluarga harus berlangsung dengan efektif agar menciptakan nuansa pendidikan yang baik. Dalam hal ini otang tua (Ibu) menjadi agen komunikator bagi anaknya agar mau belajar dan meminimalisir adiksi gawai pada anak. Tahapan kegiatan iniĀ terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Pelaksanaan berupa pelatihan dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi dalam penyampaian materi. Penelitian ini menyadari kompleksitas masalah dan mengakui bahwa pembelajaran yang mendalam dan efektif membutuhkan waktu yang cukup. Oleh karena itu, serangkaian pertemuan yang terencana dengan baik diselenggarakan untuk memfasilitasi pemahaman konsep, penerapan keterampilan, dan interaksi antara peserta pelatihan. Hasil post-test menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan ini berhasil memberikan pengetahuan dasar tentang komunikasi dalam keluarga. Pengetahuan ini diharapkan dapat diimplementasikan oleh para orang tua dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Selanjutnya, kegiatan serupa direncanakan untuk dilaksanakan secara rutin guna memberikan dampak pengetahuan yang lebih aplikatif bagi orang tua di lingkungan komunitas Awabe, serta untuk menjalankan program berkelanjutan.
Copyrights © 2023