Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, dengan miliaran pengguna di seluruh dunia. Namun, penggunaan yang semakin luas ini juga meningkatkan risiko kebocoran data pribadi, seperti peretasan akun dan penyalahgunaan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi keamanan siber dalam melindungi data pengguna di media sosial, mengidentifikasi kelemahan utama, dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan perlindungan data. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan studi kasus pada platform media sosial populer, menggunakan data dari jurnal dan artikel terbaru. Hasil analisis menunjukkan bahwa teknologi seperti enkripsi end-to-end dan autentikasi multi-faktor telah diterapkan, namun masih menghadapi berbagai tantangan seperti rendahnya kesadaran pengguna, pengelolaan data cadangan yang kurang aman, dan celah dalam pengawasan aplikasi pihak ketiga. Hasil dari review jurnal yang telah dilakukan menyimpulkan bahwa teknologi keamanan perlu didukung oleh edukasi pengguna dan regulasi yang lebih ketat untuk menciptakan lingkungan media sosial yang aman. Langkah-langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kebocoran data di masa mendatang.
Copyrights © 2025