Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah menghadirkan peluang transformatif dalam pendidikan tinggi, salah satunya melalui aplikasi Chat Generative PreTrained Transformer (ChatGPT). ChatGPT, sebagai model bahasa berskala besar yang dikembangkan oleh OpenAI, memanfaatkan Pemrosesan Bahasa Alami (Natural Language Processing/NLP) untuk menghasilkan respons yang mirip manusia, membuka potensi baru dalam personalisasi pembelajaran, peningkatan efisiensi belajar, dan pengembangan keterampilan kritis. Akan tetapi, penggunaannya juga memunculkan tantangan, termasuk potensi plagiarisme, ketergantungan teknologi, dan bias dalam data latih. Dalam review jurnal ini menggunakan pendekatan kajian literatur untuk mengeksplorasi dampak ChatGPT pada pendidikan, pedoman etis penggunaannya, serta model integrasi teknologi ini dalam pembelajaran di perguruan tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun ChatGPT mampu meningkatkan pengalaman belajar melalui umpan balik personal dan adaptif, terdapat kebutuhan mendesak untuk memastikan penggunaan yang etis, melindungi privasi, dan mendorong orisinalitas. Kajian ini merekomendasikan integrasi yang bijaksana dalam kurikulum untuk memaksimalkan manfaat ChatGPT sembari mengatasi tantangan akademik dan etika, sehingga dapat mendorong era baru pendidikan yang interaktif dan personal.
Copyrights © 2025