Penelitian ini mengeksplorasi peran Artificial Intelligence (AI) dalam mendeteksi dan mencegah phishing di platform media sosial. Phishing, salah satu taktik kejahatan siber, memanipulasi pengguna untuk mendapatkan informasi sensitif. AI, yang didukung oleh algoritma pembelajaran mesin, mendeteksi pola- pola yang mencurigakan dan memberikan respons secara real-time untuk mengurangi risiko phishing. Dengan menggunakan tinjauan literatur kualitatif dan simulasi dengan alat seperti Zphisher, hasilnya menunjukkan bahwa Zphisher mencapai akurasi tertinggi (85%) dibandingkan dengan Social Toolkit dan Ngrok. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan phishing, seperti kesalahan manusia dan keterbatasan sumber daya keamanan, juga diidentifikasi. Terlepas dari kelebihannya, implementasi AI menghadapi tantangan seperti ketergantungan data dan masalah etika. Penelitian ini menyimpulkan bahwa menggabungkan teknologi canggih dengan edukasi pengguna sangat penting untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman.
Copyrights © 2025