Perubahan iklim global akibat pemanasan global telah menyebabkan kondisi cuaca yang semakin sulit diprediksi. Penelitian ini membahas implementasi Artificial Intelligence (AI) sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan akurasi prediksi cuaca. Studi literatur dilakukan dengan mengkaji metode AI, termasuk algoritma machine learning seperti Levenberg-Marquardt dan Long Short-Term Memory (LSTM), serta membandingkannya dengan metode tradisional seperti ARIMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis AI mampu memberikan prediksi yang lebih akurat dan efisien dengan memanfaatkan pola data yang kompleks. Selain itu, kemampuan AI untuk memproses data tanpa intervensi manusia mempercepat analisis dan validasi data. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan AI dalam prediksi cuaca dapat mendukung kebutuhan masyarakat modern dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Copyrights © 2025