Perawat merupakan salah satu profesi di bidang kesehatan yang memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan perawatan kepada pasien. Di Puskesmas, perawat seringkali menghadapi beban kerja yang tinggi akibat jumlah kunjungan pasien yang banyak serta tugas administratif tambahan. Beban kerja yang tinggi ini dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologis perawat, menyebabkan stres kerja yang berpotensi menurunkan kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dan stres kerja pada perawat di Puskesmas Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Studi ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 41 perawat yang ditetapakan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner beban kerja dan kuesioner stres kerja yang menggunakan skala Likert. Analisis data penelitian menggunakan uji kolerasi Pearson. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara beban kerja dan stres kerja, dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0.65 dan p-value sebesar 0.000. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan beban kerja berkorelasi dengan peningkatan tingkat stres yang dialami oleh perawat.
Copyrights © 2024