Motivasi pelayanan publik merupakan faktor penting dalam memahami perilaku pegawai sektor publik. Motivasi pelayanan publik tidak hanya tentang melayani publik secara langsung tetapi juga tentang komitmen terhadap tugas-tugas pelayanan publik, meningkatkan kinerja organisasi, dan mendorong inovasi dalam pelayanan publik. Penelitian ini dilakukan untuk menguji model bagaimana motivasi pelayanan publik dan gaya kepemimpinan mendorong peningkatan kepuasan kerja, yang diuji secara langsung dan melalui mekanisme keterlibatan kerja. Model penelitian dibangun atas dasar teori motivasi pelayanan publik. Data penelitian dikumpulkan dari seluruh Kantor Pelayanan Pajak Pratama di Sulawesi Selatan dengan responden sebagai account representative. Data yang terkumpul diolah dan dianalisis menggunakan regresi berganda dan analisis lebih lanjut melalui analisis jalur dan penggunaan uji Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi pelayanan publik secara signifikan mempengaruhi keterlibatan kerja tetapi tidak gaya kepemimpinan. Pengujian pada jalur berikutnya mengungkapkan bahwa motivasi pelayanan publik, gaya kepemimpinan, dan keterlibatan kerja mempengaruhi kepuasan kerja. Selain itu, peran mediasi uji keterlibatan kerja menegaskan bahwa keterlibatan kerja memediasi pengaruh motivasi pelayanan publik terhadap kepuasan kerja, sedangkan keterlibatan kerja tidak memediasi pengaruh gaya kepemimpinan dalam memprediksi kepuasan kerja.
Copyrights © 2025