Malnutrisi merupakan suatu keadaan kedakseimbangan energi, protein, dan nutrisi lain yang berdampak buruk pada bentuk, fungsi, dan klinik tubuh. Asupan nutrisi yang buruk berpotensi menyebabkan kelainan metabolik, perubahan fisiologis, penurunan fungsi organ, serta hilangnya massa tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi malnutrisi terhadap perilaku dan indeks organ tikus. Hewan uji terbagi dalam 3 kelompok, yaitu kelompok normal, kelompok maizena dan kelompok tapioka. Induksi pakan dilakukan 15 hari dimana kelompok normal diberikan pakan CP551, sedangkan dua kelompok perlakuan masing-masing diberikan pakan formulasi yang telah dirancang rendah protein. Perilaku tikus diamati pada sebuah platform datar pada hari ke-0 sebelum perlakuan dan hari ke-15 setelah perlakuan selesai. Tikus kemudian diterminasi dan dilanjutkan dengan pengamatan indeks organ. Organ yang diamati berupa limfa, jantung, paru-paru, hati, dan ginjal. Hasil pengamatan perilaku pada kelompok perlakuan menunjukkan adanya perubahan aktivitas motorik, dan intensitas defekasi serta urinasi yang lebih rendah dibandingkan dengan kelompok normal yang diberi pakan tinggi protein. Pengamatan indeks organ menunjukkan peningkatan signifikan (p0,05) pada organ hati dan paru antara kelompok perlakuan dan kelompok normal. Pemberian pakan formulasi rendah protein dapat mempengaruhi perilaku dan indeks organ tikus akibat dari kondisi malnutrisi yang terjadi.
Copyrights © 2023