Di era digital ini, radio sudah banyak kehilangan pendengarnya, namun tetap bisa mempertahankan eksistensinya. Retro Squad merupakan salah satu radio komunitas yang berani mengudara melalui internet atau streaming. Penelitian ini menggunakan teori Strategi Komunikasi Anwar Arifin. Paradigma yang digunakan adalah paradigma post-positivisme, dengan metode penelitian Deskriptif Kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah Retro Squad menggunakan empat langkah Strategi Komunikasi yang meliputi mengenal audiens, menyusun pesan, menetapkan metode, dan memilih media komunikasi untuk menarik dan mempertahankan minat pendengar. Mengenal penonton dilakukan dengan mengadakan acara silaturahmi dan menyediakan fasilitas chat box untuk request lagu. Penyusunan pesan dilakukan oleh Retro Squad dengan mengadakan pertemuan mingguan yang bertujuan untuk evaluasi. Metode yang dipilih Retro Squad adalah metode yang informatif, edukatif, dan persuasif. Langkah terakhir, Retro Squad memilih radio streaming sebagai media komunikasinya, dengan tujuan untuk menjangkau lebih banyak pendengar, bahkan hingga ke luar negeri.
Copyrights © 2024