Konstruksi struktural suatu jalan dan jembatan mempunyai dasar yang berupa tanah. Tanah memiliki berbagai sifat baik dan buruk. Kondisi tanah yang baik dapat mendukung kelancaran suatu pengerjaan konstruksi. Sifat tanah yang buruk merupakan masalah yang perlu diperhatikan dan perlu perbaikan terlebih dahulu sebelum pengerjaan konstruksi. Plastisisas tinggi, kuat geser rendah serta kembang susut suatu tanah adalah masalah yang sering dijumpai. Perbaikan yang bisa dilakukan dengan stabilitas secara kimiawi. NaCl adalah senyawa kimiawi yang diambil untuk perbaikan tanah sebagai stabilitatornya. Jalan poros desa Sumberarum Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro menjadi daerah pengambilan sampel karena kondisi tanah berupa lempung ekspansif. Benda uji dibuat dengan NaCl 5%, 10% dan 15% dengan pengujian kadar air, batas susut, plastis, berat jenis dan CBR skala laboratorium. Hasil pengujian menunjukkan sifat fisik dan sifat mekanik tanah lempung ekspansif dapat diperbaiki. NaCl 5% merupakan komposisi paling optimum untuk memperbaiki sifat fisik dan mekanik dan meningkatkan nilai CBR mencapai 10,03%.
Copyrights © 2024