Dewasa ini, perkembangan ilmu pengetahuan sangat cepat dan tidak bisa dielakkan lagi. Semua informasi apa saja dan di belahan dunia mana saja akan sangat mudah untuk bisa diakses. Namun juga tidak dipungkiri bahwa hal ini bisa menimbulkan dampak buruk, seperti ketika mendapatkan informasi yang simpang siur atau tidak benar, kita jarang sekali untuk melakukan check dan recheck mengenai hal tersebut. Sehingga bisa mengakibatkan timbulnya fitnah. Maka beretika dalam menerima informasi sangat diperlukan dan sangat harus diutamakan. Baik yang ianya didapatkan dari kehidupan nyata maupun yang didapatkan di saat bermedia sosial. Keduanya harus sangat-sangat diperhatikan. Melalui tafsir Q.S. An-Nur ayat 11-20 perspektif Ibnu Katsir, peneliti menggunakan metode penelitian library research menemukan lima etika saat menanggapi sebuah berita, yaitu tabayyun (mencari kebenaran yang sesungguhnya/klarifikasi), berbaik sangka kepada tersangka tuduhan yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya, tidak mengatakan suatu hal yang tidak tau akan kebenarannya, tidak mengulangi membuat tuduhan yang tidak benar selama-lamanya, dan tidak menyakiti, mencela, dan mencari-cari kesalahan dan aib saudaranya.
Copyrights © 2024