Karena adanya persepsi yang mengatakan perempuan adalah makhluk lemah dan tidak mampu memimpin, maka pada penelitian kali ini penulis akan mengangkat topik utama terkait konsep androgini. Konsep androgini terdapat pada sebagian pemimpin perempuan karena diyakini dapat meyakinkan bahwa perempuan tidak lemah dan bisa memimpin sebaik laki-laki. Dalam penelitian ini peneliti mengambil studi kasus dari Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ciri-ciri konsep androgini pada Retno Marsudi dan mengetahui implikasi konsep androgini yang diterapkan Retno Marsudi terhadap kepemimpinan efektif saat ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang menggunakan tinjauan pustaka untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian ditemukan bahwa Retno Marsudi menunjukkan sifat androgini yang tegas dan berani dalam mengambil keputusan sulit, namun juga menunjukkan kepedulian dan kepekaan layaknya sifat perempuan, sehingga kepemimpinan androgini pada Retno Marsudi dinilai efektif diterapkan saat ini karena dapat mengubah persepsi kelompok masyarakat patriarki bahwa pemimpin perempuan juga dapat memiliki kapasitas dan kemampuan yang sama dengan pemimpin laki-laki, dan dengan pemimpin perempuan yang memiliki karakteristik androgini, hal ini juga dapat menjadi strategi bagi perempuan untuk mendapatkan legitimasi dalam posisi publik.
Copyrights © 2024