Proses seleksi untuk pegawai sering kali menyebabkan kesalahan yang signifikan, terutama karena beberapa pegawai tidak mampu bertahan terhadap tantangan yang diberikan oleh atasan kantor. Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan dan pemburaman pada kualitas bahan kerja yang dihasilkan. Masalah ini diperparah oleh kurangnya dukungan dari klien atau mitra dalam memberikan rekomendasi yang tepat, sehingga konsumen sering kali keliru dalam memilih pegawai yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode cerdas guna menentukan pegawai terbaik. Metode cerdas yang dimaksud mencakup penggunaan algoritma dan teknologi berbasis kecerdasan buatan yang dapat mengidentifikasi dan menilai kompetensi serta potensi setiap calon pegawai secara lebih akurat dan objektif. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk membantu perusahaan dalam proses seleksi pegawai, sehingga dapat meminimalisir kesalahan dalam pemilihan pegawai yang terbaik. Penggunaan metode SMART ini tidak hanya meningkatkan akurasi dalam proses seleksi, tetapi juga mempercepat proses pengambilan keputusan dan mengurangi bias yang mungkin terjadi dalam seleksi manual. Dengan demikian, perusahaan dapat memastikan bahwa mereka mendapatkan pegawai yang paling kompeten dan sesuai dengan kebutuhan mereka, yang pada gilirannya akan meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja secara keseluruhan.
Copyrights © 2024