Status gizi merupakan indikator penting dalam menentukan kesehatan dan produktivitas karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan tingkat stres dengan status gizi pada karyawan PT X di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan observasional analitik dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner serta pengukuran IMT. Sampel sebanyak 47 karyawan dipilih secara acak proporsional dari total seluruh karyawan PT X (n=123). Studi ini menemukan adanya hubungan signifikan antara status gizi (p=0,000) dengan peningkatan risiko obesitas, serta hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik (p=0,000) dengan penurunan risiko obesitas. Namun, tingkat stres tidak menunjukkan hubungan signifikan (p=0,833) dengan status gizi. Temuan ini menekankan pentingnya meningkatkan aktivitas fisik sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan kesehatan dan produktivitas karyawan.
Copyrights © 2024