Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti tentang Peranan Orang Tua Dalam Mencerdaskan Spiritualitas Anak Remaja (13-15 tahun) di HKBP Semangat Baris. Penelitian ini dilaksanakan karena nampaknya masih banyak para orang tua kurang memberikan perhatian terhadap pertumbuhan rohani para anak remajanya. Para orang tua masih cenderung menganggap bahwa tugas mencerdaskan spiritualitas anak-anak remajanya adalah tugas pendidikan agama di sekolah dan juga di gereja. Metode penelitian deskriptif diterapkan dalam penelitian ini. Adapun masalah utama memilih metode deskriptif ini adalah karena dalam pelaksanaan metode ini bukan hanya sampai kepada pengumpulan data dan penyusunan data. Lokasi tempat penelitian ini adalah di HKBP Semangat Baris. Total populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 135 orang dengan usia sekolah 10-12 tahun. Rumus Cochran digunakan dalam menentukan jumlah sampel dan didapatkan sebanyak 31 orang sebagai sampel dalam penelitian ini. 1. Setelah dilakukan uji normalitas data terhadap data X dan data Y sebagai salah satu persyaratan untuk analisis data berikut ternyata data X dan data Y masing-masing dalam bentuk berdistribusi normal. Hasil yang diperoleh dari koefisien korelasi adalah 0,45 yang berarti Peranan orangtua dalam mencerdaskan spiritualitas anak usia sekolah adalah bertaraf tinggi. Artinya peranan orangtua dalam mencerdaskan spiritualitas anak usia sekolah adalah ada dan sangat signifikan. Peranan orangtua mempunyai koefisien korelasi dalam mencerdaskan spiritualitas anak usia sekolah, sehingga dengan demikian hipotesa diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orangtua mempunyai peranan yang sangat berarti dalam mencerdaskan spiritualitas anak usia sekolah di HKBP Semangat Baris. Hal ini terlihat dari perhitungan koefisien korelasi, uji signifikansi korelasi, uji determinasi, uji regresi linier sederhana, uji independen dan uji kelinieran regresi.
Copyrights © 2023