Ibadah haji adalah rukun Islam yang kelima, dan undang-undang mewajibkannya bagi mereka yang mampu. Sebelum menunaikan ibadah haji di Baitullah, calon jemaah haji berhak mendapatkan layanan konsultasi mengenai ibadah haji. Penelitian ini mengkaji permasalahan keterlambatan yang dihadapi jemaah haji pada saat mengikuti ibadah haji Kelompok Pembinaan Haji dan Umrah Nurul Haramain Mulia Kraksaan (KBIHU). Keterlambatan ini disebabkan oleh berbagai faktor antara lain kendala geografis, kebutuhan kerja, dan keterbatasan waktu sehingga mempengaruhi pemahaman masyarakat terhadap ibadah haji. Sebagai solusinya, KBIHU mengadopsi pemanfaatan teknologi digital untuk menyampaikan ibadah haji melalui siaran langsung di YouTube, sehingga jemaah dapat mengakses konten pembelajaran secara real time atau melalui pemutaran ulang jika diperlukan. Pendekatan ini terbukti meningkatkan fleksibilitas dan aksesibilitas materi haji serta mendukung pembelajaran mandiri jemaah. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu, 1) bagaiamana pelaksanaan manasik haji di KBIHU Nurul haramain, 2) apa Problematika yang dihadapi KBIHU Nurul Haramain dalam pelaksaan manasik haji.
Copyrights © 2024