Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh marketing mix, value, theory of planned behavior ( perceived behavior control, subjective norm, attitude toward behavior ) yang dirasakan terhadap intention to purchase di coffee shop premium di Jakarta. Survei online dengan aplikasi google form digunakan untuk mengumpulkan data dari 140 responden, usia 15-46 tahun, yang pernah membeli di coffee shop premium. Hasil penelitian menggunakan Smart PLS 4. Terdapat 5 dari 9 hipotesis diterima, sedangkan 4 ditolak. Penelitian ini menemukan keterbatasan dalam penggunaan metode theory of planned behavior dan perbedaan signifikansi pada variabel intention to purchase. Rekomendasi untuk penelitian mendatang termasuk penggunaan objek yang berbeda dan penambahan variabel service quality. Serta, implementasi manajerial pada perusahaan tentang faktor-faktor yang mendorong perilaku pembelian, menekankan perlunya penerapan strategi marketing mix yang lebih responsif.
Copyrights © 2024