Peran pendidikan vokasi semakin krusial dalam era Revolusi Industri 4.0, di mana teknologi berkembang dengan sangat cepat dan menuntut adanya keterampilan baru yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dalam konteks ini, Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) telah muncul sebagai salah satu teknologi kunci yang mampu mendorong transformasi dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan vokasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi: 1) Literatur dan dokumen sekunder; 2) Wawancara mendalam. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis tematik. Validitas dan reliabilitas data dilakukan dengan triangulasi data dengan membandingkan hasil wawancara dengan temuan dari literatur. Tantangan implementasi AI meliputi infrastruktur teknologi, sumber daya manusia, dan kebijakan pemerintah. Infrastruktur dan ketersediaan sumber daya manusia meliputi akses internet stabil, jumlah komputer per siswa, ketersediaan perangkat keras untuk AI, total tenaga pengajar terampil dalam AI. Sedangkan peluang dalam implementasi AI meliputi infrastruktur teknologi, kebijakan, sumber daya manusia, dan hasil pendidikan. Sedangkan peluang dalam penerapan kecerdasan buatan (AI) di sektor pendidikan vokasi di Indonesia. Tantangan dalam implementasi AI meliputi keterbatasan infrastruktur, kekurangan sumber daya manusia terampil, dan dukungan kebijakan yang belum optimal. Sedangkan peluang penerapan AI meliputi personalisasi pembelajaran, pengembangan platform pembelajaran adaptif, serta kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan industri teknologi..
Copyrights © 2023