Studi tentang menulis telah muncul sebagai bidang penyelidikan yang penting dalam penelitian pembelajaran bahasa. Menulis memainkan peran penting dalam mengembangkan kemahiran berbahasa di kalangan siswa, baik secara internal maupun eksternal. Para peneliti telah berupaya untuk mengeksplorasi berbagai fungsi menulis sebagai alat pembelajaran yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menjawab, mendeskripsikan, dan menjelaskan pertanyaan-pertanyaan mengenai permasalahan siswa dalam menulis esai. Analisis deskriptif digunakan sebagai metodologi penelitian ini. Dalam penelitian ini, kuesioner tertutup berupa pertanyaan pilihan ganda digunakan. Pernyataan angket berasal dari penelitian sebelumnya mengenai masalah umum penulisan esai yang dialami siswa. Analisis tanggapan angket mengidentifikasi beberapa permasalahan utama dalam penulisan esai yang dihadapi siswa. Mereka mengalami kesulitan yang signifikan dalam memahami topik esai yang rumit atau tidak jelas, dan menghabiskan banyak waktu untuk memahaminya. Mengorganisasikan pemikiran dan menjaga koherensi merupakan tantangan besar, dimana siswa sering kali gagal mengurutkan ide secara logis atau memastikan kelancaran transisi antar bagian. Esai berfungsi sebagai wadah bagi siswa untuk mengungkapkan pemikirannya, terlibat dalam berpikir kritis, dan mengintegrasikan pengetahuan yang diperoleh dari berbagai sumber. Namun, siswa sering kali menghadapi tantangan dalam menulis esai, termasuk masalah seperti plagiarisme, kesalahan tata bahasa, kesulitan leksikal, kurangnya perencanaan, dan kurang percaya diri.
Copyrights © 2024