Masa remaja sering dianggap sebagai fase penting dalam pencarian identitas, dimana para generasi muda ini mengalami pertumbuhan serta perkembangan secara signifikan baik fisik, mental, maupun sosial, dan kerohanian. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu efek dari pacaran terhadap prestasi belajar siswa, dengan mempertimbangkan efek positif dan negatif yang mungkin saja muncul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif melalui studi pustaka, dimana peneliti mengumpulkan dan menganalisa informasi dari berbagai sumber tertulis, termasuk buku dan artikel yang relevan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pacaran dapat meningkatkan motivasi belajar, memberikan dukungan emosional sebagai sistem yang mendukung, dan meningkatkan keterampilan sosial yang dapat memberikan kontribusi terhadap keberhasilan belajar. Namun, disisi lain, pacaran juga dapat mengganggu waktu belajar oleh karena banyaknya waktu dihabiskan berduaan, dapat menyebabkan kekerasan dalam hubungan, serta dapat meningkatkan risiko kekerasan seksual pranikah di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, penting bagi remaja untuk dapat memahami risiko dan manfaat dari pacaran, agar mereka dapat menjalin hubungan yang positif dan sehat sehingga dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Copyrights © 2025