Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh umur dan tingkat pendidikan terhadap keluhan kesehatan masyarakat di Indonesia, dengan kebiasaan merokok sebagai variabel moderasi. Data yang digunakan berasal dari SUSENAS 2017 dengan sampel sebanyak 1.132.749 individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keluhan kesehatan, di mana semakin tua umur seseorang, semakin tinggi risiko keluhan kesehatannya. Sebaliknya, tingkat pendidikan memiliki pengaruh negatif dan signifikan, menunjukkan bahwa individu dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi cenderung memiliki keluhan kesehatan yang lebih rendah. Analisis moderasi menunjukkan bahwa kebiasaan merokok tidak mampu memoderasi pengaruh umur terhadap keluhan kesehatan, tetapi mampu memoderasi pengaruh tingkat pendidikan, di mana kebiasaan merokok meningkatkan risiko keluhan kesehatan meskipun tingkat pendidikan individu tinggi. Temuan ini menekankan pentingnya kebijakan kesehatan yang mencakup peningkatan akses pendidikan, pengendalian kebiasaan merokok, dan layanan kesehatan berbasis usia.
Copyrights © 2025