Saluran drainase merupakan salah satu fasilitas kota yang mutlak diperlukan agar tercapai suatu tatanan kota yang terpadu untuk mendapatkan suatu system drainase kota yang diharapkan. Pada perumahan Taman Anggrek terdapat pat penambahan cluster, akan tetapi drainase masih dalam tahap pengerjaan. Namun perlu diketahui lagi nilai debit limpasan dan limbah yang terjadi pada tiap saluran drainase. Dikarenakan untuk kedepannya pembangunan terus dilanjutkan dan juga bisa dikembangkan, sehingga akan memengaruhi infiltrasi dan koefisien aliran permukaan. Untuk mengetahui parameter yang cukup baik pada Perumahan Taman Anggrek dilakukan simulasi menggunakan Strom Water Management Model (SWMM) yang dikembangkan oleh Enviromental Protection Agency (EPA) dapat digunakan pemodelan hidrologi serta hidrolika air hujan, serta pengelolaan air limbah, untuk perhitungan menggunakan perbandingan manual excel dengan Software epa swmm 5.2. Melalui hasil perbandingan metode manual excel dengan Software EPA SWMM 5.2 terdapat perbedaan debit rencana manual excel pada saluran 1 sebesar 0,439, saluran 2 sebesar 0,306, saluran 3 sebesar 0,373, saluran 4 sebesar 0,270. Debit rencana Software EPA SWMM 5.2 pada saluran 1 sebesar 0,492, saluran 2 sebesar 0,406, saluran 3 sebesar 0,457, saluran 4 sebesar 0,336. Sehingga untuk penerapak di lapangan menggunakan debit yang paling besar. Kata Kunci: Drainase, Debit, Metode Rasional, EPA SWMM 5.2.
Copyrights © 2025