Penilaian Indeks Kualitas Air Irigasi (IWQI) di Daerah Irigasi Pakis ini bertujuan menentukan kesesuaian air irigasi bagi pertanian. Karena kekhawatiran terhadap kualitas air dari Sungai Jilu, anak sungai Brantas yang tercemar, sampel air diambil dari enam lokasi dalam sistem irigasi. Analisis laboratorium mengukur konsentrasi ion natrium (Na+), kalsium (Ca2+), magnesium (Mg2+), klorida (Cl-), dan bikarbonat (HCO3-), dan data ini digunakan untuk menghitung IWQI. Hasil menunjukkan bahwa air irigasi di Pakis memiliki nilai konduktivitas listrik (EC) rendah, antara 241,60 hingga 277,40 µmhos/cm, yang mengindikasikan kandungan garam rendah. Nilai IWQI berkisar antara 84,42 hingga 86,03, termasuk kategori "Pembatasan Rendah" (LR) dan "Tanpa Pembatasan" (NR), yang menegaskan keamanannya untuk irigasi. Analisis lanjut merekomendasikan tanaman bernilai tinggi seperti cabai besar. Kesimpulannya, air irigasi di Pakis umumnya cocok untuk pertanian. Kandungan garam rendah dan nilai IWQI tinggi memungkinkan budidaya beragam tanaman tanpa risiko signifikan terhadap salinitas tanah. Pola tanam padi-cabai besar-padi disarankan. Pemantauan rutin kualitas air irigasi dianjurkan untuk mencegah kontaminasi yang merugikan pertanian.
Copyrights © 2025