Starlink dari SpaceX menawarkan solusi internet satelit bagi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Indonesia yang masih minim akses digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis tanggapan publik terhadap layanan Starlink melalui 9.372 komentar YouTube dari kanal GadgetIn dan NanangMrk. Data dikumpulkan menggunakan dan diproses melalui tahapan pembersihan teks, normalisasi, tokenisasi, penghapusan stopword, serta stemming. Sentimen pengguna diklasifikasikan ke dalam kategori positif, negatif, dan netral menggunakan pendekatan lexicon Bahasa Indonesia. Selanjutnya, model klasifikasi dibangun menggunakan algoritma Random Forest dengan tiga skenario rasio data latih dan uji, yaitu 80:20, 70:30, dan 60:40. Hasil evaluasi menunjukkan performa terbaik pada rasio 80:20, dengan akurasi 77,4%, precision 0,78, recall 0,77, dan F1-score 0,77 berdasarkan pengujian terhadap data uji. Kata Kunci: Analisis sentimen, lexicon dictionary bahasa Indonesia, random forest
Copyrights © 2025