Era digital saat ini telah membawa berbagai kemudahan dalam kehidupan manusia melalui perkembangan teknologi, yang mencakup hiburan, transaksi online, dan akses informasi. Namun, kemudahan ini harus diimbangi dengan pengetahuan intelektual dan moral agar penggunaannya bijak. Pendidikan anak tidak hanya berasal dari sekolah, tetapi juga dari pola asuh orang tua di rumah. Pola asuh yang diterapkan, seperti yang dijelaskan oleh Baumrind, dapat memengaruhi perkembangan anak secara signifikan. Penelitian ini berfokus pada pola asuh permissif, yang cenderung memberikan kebebasan kepada anak dalam penggunaan teknologi, termasuk gadget. Data menunjukkan bahwa penggunaan gadget di kalangan anak muda meningkat, terutama pasca-pandemi Covid-19. Meskipun pola asuh permisif dapat mendukung kreativitas, dampak negatifnya, seperti rendahnya disiplin dan masalah sosial emosional, lebih dominan. Hasil menunjukkan bahwa pola asuh permisif berpotensi menurunkan efikasi diri dan motivasi belajar anak, sehingga penting bagi orang tua untuk menerapkan batasan dan disiplin dalam pengasuhan. Tanpa kontrol yang tepat, anak berisiko mengalami kesulitan dalam interaksi sosial dan menghadapi tantangan di masa depan.
Copyrights © 2025