Penelitian ini bertujuan untuk memahami implementasi dan efektivitas strategi pemasaran di tengah persaingan yang semakin tidak sehat di sektor bahan pokok ritel. Studi ini berfokus pada tiga toko utama di Desa Sukasirna, menganalisis penerapan bauran pemasaran: produk, harga, tempat, dan promosi. Memanfaatkan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan pemilik toko utama. Temuan ini mengungkapkan bahwa meskipun toko-toko telah melakukan upaya untuk menyediakan berbagai produk pokok dengan harga yang kompetitif dan lokasi yang dapat diakses, beberapa strategi pemasaran tetap tidak optimal. Variasi dan stok produk seringkali tidak lengkap, dan kurangnya keunggulan produk yang khas. Strategi penetapan harga umumnya terbatas, dengan hanya satu toko yang menawarkan diskon untuk pembelian massal. Tata letak toko cenderung sempit, mengurangi kenyamanan pelanggan. Kegiatan promosi masih konvensional, mengandalkan komunikasi langsung dan spanduk, tanpa pemanfaatan media sosial atau platform online untuk memperluas jangkauan pasar. Secara keseluruhan, strategi pemasaran yang digunakan memungkinkan persaingan dasar, tetapi inovasi lebih lanjut terutama dalam promosi digital dan manajemen produk diperlukan untuk meningkatkan keberlanjutan dan daya saing bisnis dalam lanskap ritel modern.
Copyrights © 2025