Pengeringan cengkeh merupakan tahap krusial dalam proses pasca panen, yang bertujuan untuk mengurangi kadar air dan meningkatkan kualitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan energi mesin pengering cengkeh dengan variasi elemen pemanas, yaitu heater listrik, gas, dan biomassa. Metodologi yang digunakan meliputi pengukuran suhu, kelembapan, dan konsumsi energi selama proses pengeringan pada masing-masing elemen pemanas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis elemen pemanas mempengaruhi efisiensi dan kebutuhan energi dalam proses pengeringan. Heater listrik memberikan kontrol suhu yang lebih stabil, sementara heater gas menunjukkan biaya operasional yang lebih rendah. Melalui analisis ini, diharapkan dapat memberikan rekomendasi mengenai sistem pengeringan yang optimal, yang tidak hanya efisien secara energi tetapi juga ekonomis, sehingga mendukung keberlanjutan industri pengolahan cengkeh.
Copyrights © 2025