Meminimalisasi sisa material (Waste) dengan berbagai metode salah satunya aplikasi excel Bar Bending Schedule (BBS). Aplikasi Excel Bar Bending Schedule (BBS) dengan tujuan untuk menghitung kebutuhan dan sisa pembesian yang menunjukkan rekapitulasi kebutuhan pembesian berdasarkan gambar kerja, termasuk jenis, diameter, jumlah, dan panjang setiap batang besi berpedoman pada SNI 03-2847:2019 dan untuk menghitung berat besi yang berpedoman pada SNI 2052:2017 setelah melakukan penginputan data ke aplikasi Excel Bar Bending Schedule (BBS) maka didapat menganalisis kebutuhan dan sisa (waste) pembesian pada struktur beton bertulang. Penelitian ini menganalisis kebutuhan dan sisa (waste) pembesian pada balok yakni balok sloof kantor lembaga adat di bengkinang kota propinsi Riau kebutuhan pembesian BJTP D8 4323,68 kg, BJTD D12 2304,77 kg, BJTD D13 3877,68 kg sedangkan balok sloof pembangunan unit sekolah baru SMP N52 Kulim BJTP D6 1153,75 kg, BJTP D8 785,29 kg, BJTD D12 20144,78 kg dan BJTD D16 2537,35 kg. Persentase sisa (Waste) material pembesian yang dihasilkan dengan menggunakan metode Bar Bending Schedule (BBS) mengacu pada SNI-2052-2017 tentang Besi Tulangan Beton dan SNI-2847-2019 Tentang Persyaratan Beton Struktural untuk bangunan kantor lembaga adat di bengkinang adalah 1,43% dan persentase sisa (Waste) pembangunan unit sekolah baru SMP N52 Kulim adalah 0,62% sesuai dengan standart dalam proyek konstruksi umumnya.
Copyrights © 2025