Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama jenis pneumonia, masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada anak balita di Indonesia, dengan angka kontribusi mencapai 22,30% dari keseluruhan kematian pada kelompok usia tersebut. Tingkat pengetahuan ibu berperan penting dalam upaya pencegahan serta deteksi dan penanganan dini kasus ISPA pada balita. Metode: Penelitian ini menerapkan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 98 responden ibu dipilih menggunakan metode accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang dirancang untuk mengevaluasi pengetahuan ibu mengenai ISPA pada balita. Analisis data dilakukan secara univariat dengan menggunakan skala Guttman. Hasil: Dari total responden, sebanyak 32 orang (32,6%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik, 38 orang (38,8%) memiliki pengetahuan sedang, dan 28 orang (28,6%) memiliki pengetahuan kurang terkait ISPA. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan sedang mengenai ISPA pada anak balita, yang menekankan perlunya intervensi edukatif yang lebih terarah.
Copyrights © 2025