Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah belum optimalnya kinerja ASN dalam mengoperasikan aplikasi SLAWE, yang tercermin dari beberapa indikator seperti keterlambatan pelayanan, rendahnya partisipasi masyarakat, serta keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja ASN dalam menjalankan Aplikasi SLAWE berdasarkan empat indikator utama yang dikemukakan oleh Bernardin dan Russell, yaitu kemampuan, motivasi, lingkungan kerja, dan kepemimpinan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam terhadap informan yang dipilih secara purposive, serta studi dokumentasi. Data dianalisis secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ASN masih menghadapi berbagai kendala dalam menjalankan aplikasi SLAWE, seperti kurangnya pelatihan teknis, minimnya dukungan infrastruktur teknologi, lemahnya motivasi kerja, serta lingkungan kerja yang belum kondusif. Meskipun demikian, aplikasi SLAWE dinilai cukup membantu masyarakat dalam memperoleh layanan administrasi kependudukan secara lebih mudah dan cepat. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan kapasitas ASN, perbaikan sistem dan infrastruktur, serta penguatan aspek kepemimpinan guna mendukung efektivitas pelayanan publik digital ke depan. Kata kunci: kinerja ASN, pelayanan publik, SLAWE, administrasi kependudukan .
Copyrights © 2025