Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana inklusi keuangan di Kampung Maros, Desa Popalia, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri dari Perangkat Desa, penyedia layanan keuangan, pelaku usaha lokal dan masyarakat Desa. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model interaktif, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Tingkat inklusi keuangan di Kampung Maros masih rendah. Sebagian besar warga tidak memiliki rekening bank atau memanfaatkan layanan keuangan formal, kecuali untuk keperluan tertentu seperti menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT). Rendahnya literasi keuangan dan sulitnya akses ke fasilitas keuangan menjadi faktor utama yang menghambat partisipasi warga dalam memanfaatkan layanan keuangan formal untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka.
Copyrights © 2025