Penelitian ini mengkaji mekanisme interaksi antara sel inang dan patogen dari perspektif biologi seluler, dengan fokus pada bagaimana patogen memanipulasi proses-proses seluler seperti autofagi, fagositosis, jalur sinyal, dan eksositosis untuk meningkatkan kelangsungan hidup dan replikasinya. Melalui analisis literatur sistematis, penelitian ini menemukan bahwa patogen intraseluler, seperti Salmonella dan virus dengue, memiliki strategi canggih untuk menghindari deteksi oleh sistem imun dan mengubah fungsi sel inang menjadi keuntungan bagi mereka. Temuan ini menyoroti pentingnya pemahaman mendalam tentang interaksi molekuler dalam pengembangan terapi baru yang lebih efektif dan spesifik, serta memberikan wawasan tentang potensi target terapeutik dalam penanganan infeksi.
Copyrights © 2025