Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana menstimulasi kreativitas anak menggunakan media bahan sisa di TK 1 Putra Banabungi, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B TK 1 Putra Banabungi. Kegiatan dilakukan dalam tiga siklus, yaitu berkreasi menggunakan botol bekas, kardus bekas, dan sedotan bekas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stimulasi kreativitas anak melalui media bahan sisa dapat meningkatkan empat indikator kreativitas menurut teori Guilford, yaitu fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Di antara keempat indikator tersebut, fluency (kelancaran berpikir) dan elaboration (pengayaan ide) merupakan aspek yang paling menonjol. Anak-anak mampu menghasilkan banyak ide secara spontan dan memperkaya karya mereka dengan detail yang beragam. Dengan pendekatan yang tepat dan suasana yang mendukung, kreativitas anak dapat tumbuh secara optimal melalui kegiatan eksploratif dengan bahan sisa.
Copyrights © 2025